Menu

Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Desember 2012

My First International Conference

Kalau bukan karena aturan 'wajib' dari jurusan, kayaknya saya juga belum punya pengalaman mengikuti seminar internasional seperti ini, apalagi di bidang yang insya Allah akan jadi saham surga saya yaitu keuangan syariah :) . Meskipun cuma menjadi pesertanya (bahkan cenderung jadi pengamat aja), banyak pelajaran yang bisa saya ambil dari seminar tersebut. Simak yuk ceritanya :D

Beberapa hari terakhir tepatnya tanggal 14-15 Desember 2012 kemarin, saya mengikuti seminar internasional yang diselenggarakan oleh IEF Trisakti dan merupakan acara tahunan. Nama acaranya The 9th International Conference : Tawhidi Methodology Applied to Institution-Market Dynamics for Development bertempat di kampus reformasi Trisakti Grogol. Di sini ada pembahasan tentang hasil2 penelitian yang berkaitan dengan tema dari berbagai negara, dari Indonesia (yang diwakilin sama IEF Trisakti), Malaysia, India bahkan sampai ke Afrika Selatan.

Konsep dasar dari penelitian ini adalah konsep TSR (Tawhidi String Relation) yang ditemukan oleh Prof Dr Masudul Alam Choudhury sebagai keynote speaker di acara ini. Bisa dibilang konsep TSR ini jadi benchmark atau ciri khas dari IEF Trisakti. Banyak penelitian yang mengacu pada penerapan konsep tersebut di berbagai bidang soalnya memang beliau udah jadi dosen tetap juga di kampus ini. TSR sendiri merupakan sebuah formula mengenai ketauhidan yang merupakan dasar dari sikap atau perilaku seorang Muslim dalam menjalani kehidupannya dan dapat diaplikasikan dalam berbagai sistem (bukan hanya keuangan atau ekonomi syariah) karena sejatinya Islam memang merupakan rahmatan lil 'alamin. Inti dari konsep ini menggambarkan bahwa ilmu yang ada di dunia ini merupakan sebagian kecil dari ilmu-nya Allah.

Rabu, 07 November 2012

Sebulan Menjadi Mahasiswa S2

Ga kerasa, ternyata udah sebulan saya menjalani perkuliahan di program Magister program Islamic Economic and Finance Universitas Trisaki. Banyak pengalaman baru yang saya alami dan pengen diabadikan disini. Simak yuk..

Awal mula saya memilih jalan ini setelah lulus kuliah sebenernya ga sengaja, dalam arti ga disiapin n direncanain jauh2 hari..Setelah berakhir di ujung tanduk tahapan seleksi salah satu bank syariah di Indonesia, saya pun mulai berpikir sejenak untuk meneruskan langkah saya selanjutnya hingga tiba2 terlintas di kepala untuk ngelanjut kuliah di S2. Bener-bener cuma nyeletuk aja. Tapi memang Allah Maha Kuasa ya. Lagi-lagi celetukan tersebut didengar-Nya dan dengan mudahnya Ia meyakinkan hati saya untuk melangkah ke sana. 

Terus kenapa saya ngambil di Trisakti? Selain karena kampus itu yg paling awal buka pendaftaran, biayanya juga cukup terjangkau. Sampe lulus kuliah total biayanya sekitar Rp30juta (termasuk murah untuk biaya kuliah pascasarjana). Kampus ini juga sudah memasuki angkatan ke-13 yg berarti termasuk kampus 'tertua' dalam program Ekonomi Islam selain kampus yang fokusnya dalam bidang keagamaannya aja (tanpa ada unsur ekonominya). Soalnya dosen2 yang ngajar disini juga jadi pengajar di kampus lain. Selain itu, pembayarannya juga bisa dicicil jadi ga menyulitkan para mahasiswanya :) Ditambah lagi adanya fasilitas coffee break (kopi dan teh seduh sendiri) dan ruang kelas yang nyaman (Full AC, meja ekslusif dan infokus + layar) jadi bisa bikin mahasiswanya lebih nyaman buat belajar :) Lokasinya di wilayah Mega Kuningan, kawasan yang identik dengan julukan "kawasan antarbangsa" karena banyaknya kedutaan besar di sekitar situ. Makanya ga usah heran klo kita ngeliat warga asing berkeliaran di sekitar sana (itung-itung latihan tinggal di luar negeri.hehe).

Rabu, 24 Oktober 2012

Berhutang Bukan Sekedar Mitos

Minggu - minggu awal perkuliahan saya di IEF (Islamic Economics and Finance) Trisakti ini, para mahasiswanya diberi banyak gambaran dan pola pikir bahwa yang namanya ekonomi konvensional itu pada dasarnya merupakan suatu bentuk konspirasi dunia untuk menutupi fakta kehebatan ekonomi Islam yang pernah berjaya selama 14 abad. Yang menarik ada 2 hal yang sering didiskusikan di kelas mengenai bentuk "pengaburan" oleh para ekonom Barat yaitu mengenai Hutang dan Riba. Untuk tulisan kali ini, kita bahas tentang hutang dulu yuk..

Berbicara tentang hutang, tentunya kita jadi inget sama persamaan akuntansi yang bilang klo yang namanya Aktiva (Aset) = Kewajiban (Hutang) ditambah Ekuitas (Modal). Jadi secara ga langsung, ilmu ini ngajarin klo pada dasarnya berhutang untuk membeli aset baru bagi perusahaan itu sah-sah aja. Malah dalam ilmu konvensional ini, udah jadi hal yang wajar jika sekian banyaknya aset yang dimiliki mampu dibeli dengan sejumlah utang yang kita punya. Jadinya ga heran kalau mayoritas pola pikir masyarakat kita sekarang ini lebih suka berhutang dulu untuk ngedapetin sesuatu baik untuk konsumsi pribadi (beli rumah, mobil, motor,dkk) sampai utk kegiatan bisnis (beli peralatan, mesin,,dkk). 

Kamis, 02 Agustus 2012

Metamorfosis Tugas Akhirku

Bicara tentang tugas akhir,,mengingatkanku tentang kekhawatiran saya ketika memilih jurusan semasa putih abu dulu. Ketika itu, saya mendatangi Open House ITB untuk mencari tau tentang jurusan2 disana. Datanglah saya ke salah satu jurusan di sana untuk menayakan materi apa yang dipelajari saat kuliah dan prospeknya di masa depan. Entah dapet info dari mana, saya waktu itu takut banget sama yang namanya bikin skripsi. Karena itu, dengan polosnya saya bertanya ke kakak2 di stand itu dengan pertanyaan yang jarang bgt dikeluarin sama anak SMA yg belum juga lulus kayak saya (waktu itu saya masih kelas 2).

Saya         :  "Kak, klo di jurusan ini, ntar bikin skripsinya bisa tentang apa aja?"
Kakak itu  : (ketawa dulu) "Ya ampun,de..belum masuk juga udah nanyain tentang skripsi? kita juga belum pernah bikinnya.."

Hmm,,konyol banget ya klo diinget2 lagi..hehe..Ternyata,bikin skripsi a.k.a tugas akhir itu emang ga seserem yang kita khawatirin di awal kok. Kalau udah ngejalaninnya ada perasaan bangga dan kagum karena kita sendiri telah berhasil melewatinya..Maka dari itu,,saya ingin merekam jejak perjalanan saya selama menyusun Tugas Akhir ini..Let's check this out..

September 2011
Akhir september lalu, pengumuman dosen pembimbing untuk mahasiswa Keuangan Syariah 2008 telah disiapkan. Alhamdulillah dapet pembimbing yang tak terduga. Beliau itu Bapak Edman Syarief, dosen yang sangat humble dan ramah ke mahasiswanya ini bikin saya pun nyaman untuk sharing dan mengerjakan TA dibimbing beliau. Bahkan banyak yg bimbingan informal sama beliau meskipun bukan anak bimbingannya. Saking istimewanya, sahabat saya pun bilang "How lucky you are,sis.." :)

Senin, 16 Juli 2012

The Amazing Week (Part 2)

Kamis, 12 Juli 2012
The day is coming...!! Setelah hampir 4 tahun kuliah, pertanggungjawaban masa kuliah itu pun tiba juga. Sistem di jurusan Akuntansi ini beda dari yang lain. Klo di jurusan lain rata2 tiap orang udah dikasih tau jadwal penguji dan jadwal sidangnya, di jurusan ini cuma dikasih tau jadwal harinya aja. Berasa ikut audisi jadinya. Kita cuma tau ada pembimbing kita di sidang nanti sementara 2 orang penguji lainnya bakal jadi kejutan buat kita. Jadinya semua orang yg sidang hari itu udah standby di jurusan sambil menunggu detik2 yang menentukan.

Ternyata saya kebagian buat diuji jam pertama bareng sama 4 orang lainnya. Saya jadi orang kedua yang mulai sidang TA-nya di pagi itu. Sidang itu dibuka oleh pembimbing saya dan dilanjutkan dengan presentasi Tugas Akhir. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar,,bahkan saya pribadi mersakan banyak kemudahan sewaktu sidang tersebut. Saya yakin ini semua ga lepas dari campur tangan kuasa-Nya :') 

Beberapa miracle yang saya rasain ketika itu adalah :

The Amazing Week (Part 1)

"Maka nikmat Tuhanmu yang Manakah yang kamu dustakah?" (QS 55:55)

Alhamdulillah wa syukurillah..Beribu kata terucap kayaknya ga sanggup untuk ngegambarin nikmat dari-Nya yang sangat berlimpah sejak kita berada di dunia ini. Khusus untuk tulisan ini, ayat diatas dikutip untuk mengabadikan momen-momen istimewa yang terjadi selama seminggu terakhir. Kenapa istimewa? Soalnya baru kali ini di usia yg ke-21 saya ngerasain satu minggu yang penuh spesial dimana dari awal hari sampai weekend, ada momen spesial dengan sebagian besar orang yg mewarnai kehidupan saya di beberapa tahun terakhir..Penasaran kan? Yuk, kita review sama2..hehe

Senin, 9 Juli 2012
Hari ini hari pertama Sidang Pertanggungjawaban Tugas Akhir Mahasiswa Keuangan Syariah Polban 2008. Deg-degan sih rasanya. Apalagi saya sendiri kebagian di hari terakhir. Jadi rasa tegang n ga tenang nunggunya itu lebih lama dibandingin temen2 yang lain.

Tapi momen istimewa hari itu ga terjadi di sekitar kampus, malah di ruangan penuh inspirasi di salah satu gedung warna kuning hitam di wilayah Tubagus Ismail (baca : Ruang Audi Inspira). Yup, malam itu, untuk pertama kalinya saya ikutan Internal Business Coach yg merupakan forum internal manajemen bisnis Saputra Empire. Berbeda dengan materi2 sebelumnya yg bertema manajemen bisnis, untuk sesi malam ini, Kang Rendy selaku pimpinan utama ingin sharing tentang pengalaman spiritualnya yg menginspirasi beliau utk mengubah nama perusahannya menjadi Sharia Empire.

Tema materi IBC kali ini ialah "Kembali kepada Allah". Di sini Kang Rendy menceritakan ttg pengalaman terakhirnya sewaktu mengikuti camp trainer dari gurunda-nya, Jamil Azzaini. Nah, ketika itu, beliau mengalami perenungan yg mendalam tentang kehidupannya akhir-akhir ini yg kabarnya sedang tertimpa masalah & kurang 'feel'nya. Hingga akhirnya di akhir perenungan dan peningkatan kualitas ibadah beliau, beliau pun mendapatkan miracle yg bener2 tak terduga dan hanya bisa diberikan lewat campur tangan kuasa-Nya.

Rabu, 04 Juli 2012

Ikhwan Rupin Itu Kini Telah Pergi


“Kaget banget dapet kabar klo ada anak Polban yang ditemukan meninggal di kosan”
Begitulah isi tweet salah seorang temen saya di timeline twitter. Saya yang ngebacanya pun ikutan shock juga. Selama hampir 4 tahun saya kuliah disana, baru kali ini saya ngedenger kasus yang mirip kisah detektif ini.

Beberapa jam kemudian, saya semakin kaget karena berita tsb semakin jelas informasinya. Apalagi sosok korban di atas semakin jelas dan ternyata satu UKM dengan saya. Informasi via sms yang saya dapatkan tersebut menyatakan bahwa korban itu ialah mahasiswa Aero 2011, anggota Assalam yang ditemukan meninggal karena TBC dan diprediksi telah lbh dari 2 hari meninggalnya saat ditemukan di TKP..Innalillahi wa innailaihi raji’un..Semakin miris dan sedih saya merasakannya. Tak pernah terpikirkan bahwa akan ada sosok mahasiswa yang ditakdirkan untuk dipanggil oleh-Nya di kosan dan baru ditemukan beberapa hari kemudian. Saya pribadi sempat cemas dan khawatir karena memikirkan kemungkinan almarhum ditemukan dalam kondisi tersebut karena teman2 kosannya udah pada mudik (kondisi saat itu bertepatan dengan hari libur kuliah) dan tidak ada yang sempat merawat atau membantunya di kala almarhum sakit menjelang kepergiannya.

Esok harinya, informasi yang didapatkan pun semakin lengkap dan jelas. Ternyata almarhum bukanlah mahasiswa biasa. Menurut testimoni yang pertama kali saya baca, almarhum merupakan sosok yang mampu menempatkan perannya dengan seimbang..Meskipun Allah cuma memberinya kesempatan utk berkarya di bangku kuliah selama 1 tahun, namun 1 tahun tersebut telah ia pergunakan dengan sebaik-baiknya. Di akhir hayatnya tersebut, Alm berhasil menorehkan prestasi di bidang akademisnya dengan IPK 3,95 –sebuah nilai yang sangat jarang didapatkan untuk mahasiswa teknik-.. Bukan hanya itu, beliau juga telah berkontribusi dengan baik di bidang kemahasiswaan sebagai anggota PSDM Bema Polban dan aktif di UKM Assalam serta memiliki semangat dakwah yang tinggi yang telah ia tularkan pada teman2nya. Bahkan, di akhir usianya, Alm harus melepaskan amanahnya sebagai Ketua PPKK (Ospek Polban) 2012 yang harus ia tinggalkan karena waktu yang membawanya pergi..

[In Memoriam-Alm Ujang Wahyudi Aero'11, Kader LDK Assalam, Staff PSDM BEMA POLBAN]

" Ujang Wahyudin meninggalkan kita dengan jejak prestasi yang cemerlang, semoga bisa menjadi contoh untuk yang lain. Beliau telah membuktikan tidak ada dualisme antara akademik dan organisasi (aktivis bem,rohis, LDK, Ketua PPKK dengan IPK 3,95)..." Mudah-mudah seluruh amal ibadahnya di terima oleh Allah SWT dn di Ampuni Seluruh kesalahan2nya.. Amin ya robbal 'aalamiin.. Khushushon 'ala Ujang Wahyudin Bin Fulanah. " AllohumaghfirlaHu warhamHu Wa'aafiHi wa'fu 'anHu

Bandung, 1 Juli 2012

Rabu, 13 Juni 2012

Tingkat Akhir Itu..


Sama kyk d kls 6 SD,3 SMP n 3 SMA brada d ‪#tingkatakhir itu bkin qt deg2an luar biasa

Terutama bwt tmn2 yg mayoritas ad d universitas,bkn skolah tinggi atw politeknik soalnya jdwl ‪#tingkatakhir_nya beda2 trgntung kmampuan qt

Tp tkananny jg lbh tinggi soalny kmgknan utk lulus brg tmen2 seangkatan bs lbh kecil ‪#tingkatakhir

Bersyukurlah yg pda d tgkt diploma krn utk ‪#tingkatakhir rata2 udh dijadwal sma jurusan,jd rasio tantanganny lbh kecil drpd d universitas

Tp jdinya cm ada 2 kmgkinan -> lulus tepat waktu atau lulus tertunda ‪#tingkatakhir

Terus gmn biar qt bs nyiapin n ngejalanin ‪#tingkatakhir biar sesuai target? Qt bahas yuk

Lanjut lg y.krn jd minoritas d angkatan (d4 diantara d3),jdinya byk dpt tips jg dr tmn2 yg udh pd lulus dluan ‪#tingkatakhir

Salah satu tips yg plg ngena n krasa bgt itu tips dr sahabat sy yg blg "perbanyak amalan kecil" ‪#tingkatakhir

Rabu, 16 Mei 2012

Belum Ditanya Man Rabbuka..

Sebenernya yang mau diceritain ga seserem judulnya. Tapi mau sharing aja asal mula cerita kenapa judul itu bisa jadi inspirasi saya untuk bikin sebuah tulisan. Langsung dimulai aja ya.

Kisah ini dimulai dari sebuah tes lisan yang akan dihadapi oleh penghuni keuangan syariah angkatan 2008. Sebut saja mata kuliahnya Aplikasi Keuangan Syariah. Sesuai dengan judulnya, maka fokus dari mata kuliah ini adalah me-review semua materi yang berhubungan dengan mata kuliah lainnya yang telah kami pelajari selama 4 tahun terakhir dalam sebuah program Microsoft Excel. Jadinya selama kuliah ini, kami terus berkutat dengan si Excel, mengulik berbagai macam data yang dibutuhkan dan menganalisisnya selama 3 jam per hari.

Biasanya kalau kuliahnya berhubungan dengan program komputer, maka ujian ataupun kuisnya juga berhubungan dengan komputer juga. Tapi ternyata buat sekarang ini bakal berbeda. Sewaktu dikabarin kalau kuisnya berupa tes lisan, gak sedikit dari kita yang mengerutkan dahi dan bertanya-tanya seperti apakah tipe ujiannya dan gimana teknis ujiannya.

Show must go on. Di tengah kebingungan kita, kuis lisan pun akan segera berlangsung. Kuis kali ini akan ngebahas 3 materi terawal mata kuliah ini yaitu Riba vs Bagi Hasil, Laporan Keuangan, dan Analisis Laporan Keuangan. Teknisnya setiap orang di kelas akan ditanya bergiliran sesuai dengan nomor absennya. Pertanyaan yang diajukan itu sebenernya merupakan pertanyaan dasar, tapi karena kitanya belum terbiasa dengan sistem itu jadi banyak dari kita yang jadi panik karena khawatir dapet pertanyaan yang susah n ga bisa ngejawabanya. Sifatnya juga jadi untung-untungan, ada yang kebagian soal mendasar ada juga yang kebagian soal yang kompleks. Bener2 tergantung amalan deh.hehe

Senin, 23 April 2012

Hari Pertama Perkuliahan yang Bikin Galau..

Setelah 2 bulan masa perkuliahan dipindahin ke dunia industri (baca : kerja praktik), akhirnya tiba juga waktu kami semua buat mengikuti perkuliahan formal di kampus kami. Berhubung udah semester akhir, jadinya cuma 3 mata kuliah aja yang bakal kita taklukkin menjelang wisuda nanti. Mata kuliah itu terdiri dari Manajemen Strategik dimana kita harus punya pola pikir strategis untuk menjawab tantangan industri nanti, Aplikasi Keuangan Syariah yang bersifat komprehensif karena merupakan aplikasi dari seluruh mata kuliah yang telah dipelajari selama 4 tahun terakhir, dan yang ketiga tentunya mata kuliah yang bikin tidurnya mahasiswa tingkat akhir ini ga tenang, yaitu Tugas Akhir..

Bisa dibilang bobot dari ketiga matkul tersebut sangat tinggi. Karena waktunya juga cukup singkat (Cuma 3 bulan aja), otomatis perjuangannya juga makin hebat dan butuh disiplin waktu yang sangat ketat. Ketiganya punya bobot 3 sks dan punya materi yang sangat padat. Makanya para dosen juga mewanti-wanti sejak awal biar kita lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan-tantangan di tingkat akhir ini. Apalagi sejak pertemuan pertama banyak banget kalimat dari para dosen yang bikin kondisi kita yang awalnya sangat nyantai (karena ada waktu liburan yang cukup panjang juga) jadi harus “dipaksakan” untuk punya energi ekstra buat ngehadepinnya. Klo kata kang Rendy mah, galau syar’i udah mulai menggerogoti tubuh kita. (galau syar’i itu galau yg bikin kita berubah jadi lebih baik).

Terus apa aja sih yang bikin saya pribadi jadi semakin galau ngehadapinnya? Let’s check this out together..^^

Selasa, 29 November 2011

1 Muharram 1433 H : Musyawarah Anggota (2)


...lanjutan...
 
Bukan hanya itu, ternyata pembahasan mengenai penerimaan atau penolakan LPJ kepengurusan 2009 lebih alot. Sebelum dilakukan keputusan tsb, terlebih dulu kita ngebahas beberapa standar penentuan penilaian LPJ dari salah satu sumber di internet. Ternyata penilaiannya (khususnya LDK) bukan hanya dari kinerja kepengurusan dari aspek organisasinya, tetapi juga dari aspek politis dan dinniyahnya juga. Oleh karena itu, kita pun menambah indikator-indikator dari penilaian tersebut. Bukan sekedar laporan pertanggungjawabannya yg tertera di atas kertas, tapi juga kinerja mereka di lapangan selama setahun terakhir, tercapainya visi misi yg dibawa oleh ketua umumnya dan juga parameter keberhasilan yg sudah lama tercantum dalam Garis Besar Haluan Kerja organisasi ini. Tapi ternyata, semua itu tidak mudah,kawan. Sempat menemukan jalan buntu, akhirnya kita pun mempertimbangkan penilaian kepengurusan mereka dari sudut pandang orang lain (di luar DPA maksudnya). Jadilah 5 orang calon ketua angkatan 2010 dipanggil oleh kita untuk mengungkapkan pendapat dan penilaian akhir dari mereka. Alhamdulillah, setelah mendengarkan pendapat mereka, pikiran kita pun jadi lebih terbuka dan mendapatkan pencerahan dan terdapat satu suara setelah mempertimbangkan banyak hal itu.

Sayangnya, keputusan yang harus diberikan ini sangat berat sekali. Apalagi yang akan diberikan kepada mereka telah kami rasakan sebelumnya, jadi kami paham apa yang mungkin terjadi pada diri mereka. Dibutuhkan kelapangan serta kekuatan hati dan pikiran untuk menerima kabar tsb. Saya pribadi juga merasa sesak karena hal yang kami rasakan harus terulang kembali kepada generasi setelahnya. Maka dari itu, sebelum memutuskan hal tsb, kami juga merundingkan hal-hal yg harus disampaikan kepada mereka sebagai konsekuensi dari keputusan ini.

Satu suara telah diputuskan. Kini, kami pun melanjutkan pembahasan mengenai Ketua DPA terpilih selanjutnya. Diantara 3 calon terkuat, ternyata pilihan akhir kami berbeda dengan pilihan mayoritas pengurus inti ketika itu. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya terpilihnya ketua DPA yang tidak pernah diduga sebelumnya tapi insya Allah sanggup untuk memberikan perbaikan dan perubahan di DPA itu sendiri untuk Assalam ke depannya.

Senin, 28 November 2011

1 Muharram 1433 H : Musyawarah Anggota VII (1)

“Satu lagi keputusan tersulit yang harus diambil oleh kami sebagai pemegang kekuasaan tertinggi di lembaga dakwah kampus ini…”

1 Muharram..
Tanggal yang menjadi titik awal perjalanan hijrah Nabi Muhammad saw dan para sahabatnya yang kelak akan menjadi penentu perubahan bagi Islam di kemudian hari..
Tanggal ini juga yang menjadi titik akhir dari kepengurusan 2009 dalam mengemban amanah untuk menjaga tongkat estafet dakwah yang harus segera diberikannya kepada jiwa – jiwa yang penuh semangat baru agar dapat mengembangkan potensinya di jalan ini, angkatan 2010..

Sebuah momen yang sangat tepat untuk berubah. Dalam hal ini, tentunya perubahan regenerasi kepengurusan di LDK kampus saya, Assalam Polban. Setelah melalui proses perencanaan dgn berbagai tantangan di dalamnya, Alhamdulillah agenda ini pun berhasil dijalankan dengan lancar meskipun cukup alot juga karena kritisnya tanggapan-tanggapan dari peserta Musyawarah Anggota (Musang) ke 7 ini. Secara umum, agenda ini terdiri dari 3 bagian, yaitu perubahan dasar – dasar organisasi ini (AD/ART, GBHK, dan GBPK),  pertanggungjawaban kepengurusan angkatan 2009, dan pemilihan ketua Assalam dan ketua Dewan Pertimbangan Assalam yg baru (semacam legislatifnya).

Secara keseluruhan saya sangat menikmati setiap detik yang berlalu dalam agenda ini. Dibuka dari tilawah dan sambutan dari ketua pelaksana dan ketua umum Assalam yang menyampaikan tausiyahnya tentang tahun baru Islam dan hijrah. Disambung lagi dengan pemilihan presidium dan pembacaan tata tertib yang diselingi dengan koreksi dan kritikan dari para peserta sidang. Lalu dilanjutkan dengan revisi AD/ART sampai GBPK yang berlangsung selama setengah hari dan sangat ngaret dari waktu yang telah direncanakan. Wajar, kawan. Untuk sepakat dalam satu bahasan saja perlu berbagai pertimbangan dan masukan serta pemilihan redaksional kata yang tepat agar tidak multitafsir dan dipahami oleh berbagai pihak. Momen – momen seperti ini juga mengingatkan energi saya 2 tahun yang lalu ketika disibukkan dengan agenda besar legislatif himpunan untuk menyiapkan Amandemen AD/ART secara besar-besaran yg memakan waktu setengah semester hingga akhirnya bisa disahkan dengan lancar. Untuk hal ini, mungkin bisa saya ceritain di lain waktu ya :) 

Kembali ke Musang. Pembahasan mengenai dasar-dasar keorganisasian ini mengingatkan kami semua bahwa selama kami menjalankan amanah dakwah di kampus ini begitu banyak hal yang belum kami pahami dan harus kita luruskan agar tujuan dari para pendiri UKM ini dapat tercapai. Saya pun semakin sadar bahwa PR kita semua untuk memajukan dakwah kampus ini begitu banyak dan butuh strategi yang matang untuk dapat memperjuangkan dan memperbaikinya.

Selasa, 08 November 2011

Ulang Tahun Himakaps ke - 4

7 November 2011
ga kerasa, himpunan tempat pembelajaran saya tentang dunia kemahasiswaan ini akan memasuki usianya yang ke-4 tahun. Meskipun baru seumur jagung dibandingin sama himpunan lain di kampus ini, tapi namanya udah mampu menggetarkan dunia kema - Polban dengan event- eventnya yang dahsyat. Saya salut sama perkembangan himpunan ini yang bermula dari konflik yang cukup panjang hingga mampu membuatnya bertahan melalui berbagai macam ancaman di sekitar organisasi ini.

7 November 2011,
waktu teringat angka ini, tiba2 memori kenangan saya selama aktif di himpunan ini mulai muncul kembali layaknya video dokumenter yg sedang berputar di ingatan saya. Dari pertama kalinya 'diculik' sama kahim 2006 dari Pendopo Agung ke taman bankers, dikenalin tentang seluk beluk Himakaps dan prodi Keuangan Perbankan serta Prodi Keuangan Syariah, ikut berbagai macam kegiatan dan prosesi kaderisasinya, gabung di MPH n nemuin keluarga baru yang takkan terlupakan, event pertamanya Faster yg ga tanggung2 langsung ngajakin Bob Sadino buat ngisi kegiatan ini di hotel Savoy Homann, sampai pergantian kepengurusan yang dipegang oleh angkatan 2008, perbaikan internal dan eksternal dr event2 besar yg diciptain kepengurusan ini, mulai dari screening kadept dan rancangan alur kerjanya sampai Visit KP KSnya n Faster yg ngundang motivator super Mario Teguh di Sabuga, amandemen AD/ART yg sampe ngabisin waktu 3 bulan, sampai akhirnya kita (angkatan 2008) harus memberikan tongkat estafet kepemimpinan ke angkatan 2009. 

Bicara tentang perayaan ulang tahun Himakaps itu sendiri, pertama kali dirayain waktu pas angkatan 2008 diberi kepercayaan untuk mendapatkan syal himpunan di taman bankers bada Isya. Saya sendiri, ketika itu,  masih ga yakin bahwa himpunan yang telah memberikan berbagai pelajaran dalam kehidupan saya ini ternyata umurnya masih berumur 1 tahun dan ngerasa bahwa banyak banget PR besar yg harus dibenahi di himpunan ini. Dan sekarang, 3 tahun setelah saya berpikiran seperti itu, himpunan ini telah melaju dengan pesatnya utk mengejar ketertinggalan dengan himpunan lain dan memberikan hadiah terindah pada ulang tahunnya yang ke4 dengan terpilihnya greenbankers muda, angkatan 2010, Bima G Tresna, sebagai Ketua Bema pertama yg berasal dari Himakaps.

Ngeliat hal ini banyak banget harapan2 n doa2 yang disampein sama greenbankers yg lain. Dari semua ucapan yg ada, ada beberapa ucapan terpilih versi saya krn ucapannya yg berkesan utk kemajuan Himakaps ini..Check this out :

Kamis, 22 September 2011

Mahasiswa Itu....



Kawan, ini ada kultweet tentang mahasiswa dari Ridwansyah Yusuf Ahmad (Planologi ITB 2005). Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Gamais dan Presiden KM ITB. Keduanya merupakan lembaga yang sangat strategis untuk perkembangan kemahasiswaan kampus ITB secara keseluruhan. Ditambah lagi beliau juga pernah mencetak IP 4 dalam transkipnya. Bener2 suatu teladan yang dapat menginpirasi kita khususnya di bidang kemahasiswaan. Pengen tau pendapat beliau tentang mahasiswa? Let’s check this out :
1. #mahasiswa :ada kata MAHA di dpn siswa.MAHA identik dgn tdk terbatas.siswa itu menuntut ilmu. Shg mhhswa itu tdk pernah puas mencari ilmu

2. #mahasiswa sukses itu apa ? IPK 4 ? Lulus 3.5 tahun atau apa ? Apakah sukses itu adalah prestasi akademik atau yg lainnya juga kah ?

3. #mahasiswa sukses adalah mereka yg menguasai hardskill , softskill dan life skill utk menjadi mahasiswa paripurna

4. #mahasiswa hardskill itu ilmu yg kita dpt dikelas, praktikum. Yah pengalaman profesional dan berkaitan dgn intelektualitas

5. #mahasiswa softskill terkait dengan kapasitas sosial. Kerjasama, memimpin dan dipimpin. Empati dan berkaitan dengan attitude

6. #mahasiswa lifeskill berkaitan dengan semangat untuk bermanfaat tuk orang lain. Atau bahasa kerennya idealism

7. #mahasiswa jadi pribadi yg seimbang akal hati dan jasad. Jgn sampe IP oke tapi badan letoi, atau Badan six pack tapi ibadah lepek

8. #mahasiswa itu masuk dgn uang rakyat.saya masuk ITB dgn perbandingan 1:20.shg saat saya bahagia masuk ITB ada 19 org lain yg menangis

9. #mahasiswa asumsikan 19 orang itu adlh pria (maklum ITB)&dia menikah dan punya 2 anak.so,minimal kta hrs bisa kasih makan 19x4 org =76

10. #mahasiswa jadi mahasiswa yang prestatif dikelas dengan rajin kuliah dan aktif mencatat. belajar juga utk jujur saat ujian.

Senin, 05 September 2011

Catatan Akhir Screening - 10 Hal tentang Screening Himakaps

Lambang Himpunan Mahasiswa Keuangan Perbankan dan Keuangan Syariah Polban
Setiap inget tanggal 5 September, di samping inget klo tanggal itu 2 orang teman dekat saya ada yang sedang bertambah umurnya, saya tetep ga bisa ngelupain momen lain di tanggal itu. Tulisan repost ini  bakal ngebahas sebuah momen tak terlupakan yg terjadi di malam minggu awal bulan September di bilangan sarijadi. Momen ini merupakan momen penting bagi regenerasi HIMAKAPS. Karena ini pertama kalinya dan mungkin cuma sekali dlm hidup saya, maka sayang jika tidak diabadikan lewat tulisan dan membaginya kepada temen2 smua.

Momen itu adalah Screening Calon Ketua MPH dan Ketua Himpunan periode 2009 – 2010 yang terlaksana pada tanggal 5 – 6 September 2009 dari bada tarawih sampe waktu sahur (21.00 – 03.30). Peserta screening ini terdiri dari 5 kandidat, 3 cakaMPH (Sarah, Usay, Eja), dan 2 Cakahim (Aul dan Defri). Di balik proses pencalonan dan screening tsb terdapat beberapa fakta dan hal-hal yang menarik yang ingin dibagikan. Berikut datanya:

Behind The Screening :
1. Para calon ketua (yang selanjutnya disebut caka) sempet belajar bareng untuk menghadapi screening, bahkan sempet bikin kisi-kisi screening supaya lebih siap menghadapinya. (bahkan persiapannya lbh maksimal daripada UAS sepertinya. >.<

Jumat, 26 Agustus 2011

Pertanggungjawaban Mahasiswa

Dapetin gambar ini dari tumblrnya adik saya yg ternyata repost langsung dari sumber aslinya di www.fuckyeahmahasiswa.com, sebuah situs yg postingannya bener2 ngegambarin kondisi mahasiswa Indonesia saat ini. Coba temen2 mampir ke situsnya deh, soalnya bakal ngerasa geli sendiri karena banyak tulisannya yang sesuai dengan kondisi kita sebagai mahasiswa. meskipun banyak yg ironinya.hehe.

Waktu ngebaca tulisan ini, langsung diem terpaku berasa tertusuk dengan kalimat2 tsb. Selama ini, saya bener-bener sangat senang dan bersemangat banget klo ngedengerin cerita-cerita dan kisah2 inspiratif lainnya dari guru-guru, khususnya dosen-dosen saya saat ini yg bisa diitung dgn jari jumlahnya. Meskipun

Senin, 25 Juli 2011

Even The Best Chef Has A Bad Day


"Even the great chef has a bad day..Today is your bad day.." 

Itulah yang dikatakan oleh Chef Master Juna ketika mengumumkan eliminasi Master Chef kepada Fero. Fero merupakan  salah satu kandidat yang paling dijagokan oleh para juri Master Chef Indonesia dan para pemirsa setianya tentunya. Sempat dua kali masuk ke kompetisi ini dan berulang kali menjadi pemenang dari setiap tantangan yang diberikan Chef Master tentunya membuat kita bertanya-tanya kenapa dia tidak berhasil masuk ke babak 5 besar. Tapi kenyataannya, itulah yang terjadi. Babak eliminasi tersebut merupakan kesempatan terakhir seorang Fero yang akhirnya harus meninggalkan galeri Master Chef hanya karena kesalahan yang dilakukannya sedikit lebih banyak dibandingkan dengan kompetitornya ketika itu. Bener-bener nyesek dan suatu kesalahan yang sangat disayangkan oleh kita semua.

Pernahkah teman-teman semua mengalami hal seperti Fero tsb? Ketika kita terpaksa jatuh tersungkur oleh sebuah kesalahan kecil tapi malah berakibat fatal untuk karir atau kinerja kita? Ketika kita berada dalam titik terendah oleh sebuah kesalahan tak terlihat sehingga menjatuhkan semangat kita?

Saya pernah,kawan. Dan hal tersebut baru saja terjadi dalam kehidupan saya. Ketika itu di kelas saya sedang ada pengumuman IP semester ini. Berhubung suasananya sedang liburan, jadi masing-masing dari kita pada pisah-pisah posisinya. Ada yang masih di kampus dan ga banyak yang udah ada di kampung halamannya masing-masing. Untuk tau nilai tersebut, kita harus menghubungi dosennya langsung yg bertanggung jawab saat itu, Wali kelas dan Ketua Program Studi. Sama dengan teman-teman yang lain, saya pun cukup penasaran dan dagi-dig-dug duer nungguin pengumuman tsb. Bahkan karena ga terlalu yakin sama hasil UAS, saya dan teman saya sempat menbuat prediksi IP yang akan didapat. Ada 3 kondisi yang saya buat ketika itu. Kondisi 1 dengan kemungkinan nilai terburuk. Kondisi 2 itu yang disesuaikan dengan kinerja selama 1 semester terakhir, dan yang terakhir adalah kondisi ideal yang diharapin. Rada ribet ya,padahal sebelumnya saya belum pernah membuat prediksi sampai sedetail itu.

Selasa, 19 Juli 2011

Pintu yang Dituju itu Bernama Sidang Akhir


Serem juga ya judulnya..hehe.. Sebenernya, kawan, tulisan ini sama sekali ga bermaksud untuk bikin temen-temen semua makin deg-dengan ngehadapin Sidang TA nanti tapi untuk lebih memotivasi teman-teman semua supaya makin yakin ngehadapinnya. Karena saya pribadi ga bisa ngebantuin banyak hal ke temen-temen semua selain melalui doa, motivasi, dan senyuman tulus yang bisa meningkatkan keyakinan temen2 semua.. ^^

Seperti fase-fase di tingkat akhir yang pernah kita alami sebelumnya semasa kelas 6 SD, 3 SMP, dan 3 SMA, berada di tingkat akhir perkuliahan bakal bikin kita merasa berada di persimpangan jalan yang berpengaruh untuk masa depan kita. Gejolak kawula muda kita pun mulai menimbulkan perasaan yang campur aduk untuk menghadapinya. Ada yang deg-degan karena khawatir bakal dibantai sama tim penguji. Ada yang gelisah karena lembaran berjudul Tugas Akhir itu ga selesai-selesai. Ada yang pusing mikirin banyaknya biaya yang harus dikeluarin, terutama buat temen2 teknik yg butuh biaya besar tuk analisa, bikin alat, dsb. Ada yang galaunya sering kambuh sebelum nilai tugas akhir kita keluar, dan berbagai perasaan lainnya.

Ditambah lagi, perjuangan waktu ngerjain tugas akhir itu ga mudah. Ada yang harus bolak-balik ke luar kota untuk ngedapetin data buat bahan TA-nya. Ada  yang harus berjam-jam sampe berhari-hari ‘menyepi’ di kamar atau lab-nya buat bikin TA. Ada yang berkali – kali revisi TA. Ada yang harus nguatin mental ngehadepin dosen pembimbing atau partner yang kurang mendukung. Terus, waktu liburan gini harus rela dikorbanin buat matengin TA dan nyiapin sidang lagi. Bener-bener perjuangan yang luar biasa. Bahkan banyak yang bilang klo perjuangan saat TA ini merupakan ujian kehidupan. Kenapa? Soalnya ujian-ujian yang kita hadapin saat ngerjain TA itu merupakan sebagian kecil atau miniatur masalah-masalah yang bakal kita hadapin di dunia kerja atau masyarakat nanti. Bahkan ada juga yang bilang klo kesulitan yang kita hadapin waktu TA sebanding sama sikap kita selama ini, jadi ga aneh klo sebagian ada yang dimudahin ataupun sebaliknya. Yang pasti ngerjain TA itu secara ga langsung bisa ningkatin kualitas hidup dan kepribadian kita.