Menu

Rabu, 16 Mei 2012

Belum Ditanya Man Rabbuka..

Sebenernya yang mau diceritain ga seserem judulnya. Tapi mau sharing aja asal mula cerita kenapa judul itu bisa jadi inspirasi saya untuk bikin sebuah tulisan. Langsung dimulai aja ya.

Kisah ini dimulai dari sebuah tes lisan yang akan dihadapi oleh penghuni keuangan syariah angkatan 2008. Sebut saja mata kuliahnya Aplikasi Keuangan Syariah. Sesuai dengan judulnya, maka fokus dari mata kuliah ini adalah me-review semua materi yang berhubungan dengan mata kuliah lainnya yang telah kami pelajari selama 4 tahun terakhir dalam sebuah program Microsoft Excel. Jadinya selama kuliah ini, kami terus berkutat dengan si Excel, mengulik berbagai macam data yang dibutuhkan dan menganalisisnya selama 3 jam per hari.

Biasanya kalau kuliahnya berhubungan dengan program komputer, maka ujian ataupun kuisnya juga berhubungan dengan komputer juga. Tapi ternyata buat sekarang ini bakal berbeda. Sewaktu dikabarin kalau kuisnya berupa tes lisan, gak sedikit dari kita yang mengerutkan dahi dan bertanya-tanya seperti apakah tipe ujiannya dan gimana teknis ujiannya.

Show must go on. Di tengah kebingungan kita, kuis lisan pun akan segera berlangsung. Kuis kali ini akan ngebahas 3 materi terawal mata kuliah ini yaitu Riba vs Bagi Hasil, Laporan Keuangan, dan Analisis Laporan Keuangan. Teknisnya setiap orang di kelas akan ditanya bergiliran sesuai dengan nomor absennya. Pertanyaan yang diajukan itu sebenernya merupakan pertanyaan dasar, tapi karena kitanya belum terbiasa dengan sistem itu jadi banyak dari kita yang jadi panik karena khawatir dapet pertanyaan yang susah n ga bisa ngejawabanya. Sifatnya juga jadi untung-untungan, ada yang kebagian soal mendasar ada juga yang kebagian soal yang kompleks. Bener2 tergantung amalan deh.hehe

Senin, 23 April 2012

Hari Pertama Perkuliahan yang Bikin Galau..

Setelah 2 bulan masa perkuliahan dipindahin ke dunia industri (baca : kerja praktik), akhirnya tiba juga waktu kami semua buat mengikuti perkuliahan formal di kampus kami. Berhubung udah semester akhir, jadinya cuma 3 mata kuliah aja yang bakal kita taklukkin menjelang wisuda nanti. Mata kuliah itu terdiri dari Manajemen Strategik dimana kita harus punya pola pikir strategis untuk menjawab tantangan industri nanti, Aplikasi Keuangan Syariah yang bersifat komprehensif karena merupakan aplikasi dari seluruh mata kuliah yang telah dipelajari selama 4 tahun terakhir, dan yang ketiga tentunya mata kuliah yang bikin tidurnya mahasiswa tingkat akhir ini ga tenang, yaitu Tugas Akhir..

Bisa dibilang bobot dari ketiga matkul tersebut sangat tinggi. Karena waktunya juga cukup singkat (Cuma 3 bulan aja), otomatis perjuangannya juga makin hebat dan butuh disiplin waktu yang sangat ketat. Ketiganya punya bobot 3 sks dan punya materi yang sangat padat. Makanya para dosen juga mewanti-wanti sejak awal biar kita lebih mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan-tantangan di tingkat akhir ini. Apalagi sejak pertemuan pertama banyak banget kalimat dari para dosen yang bikin kondisi kita yang awalnya sangat nyantai (karena ada waktu liburan yang cukup panjang juga) jadi harus “dipaksakan” untuk punya energi ekstra buat ngehadepinnya. Klo kata kang Rendy mah, galau syar’i udah mulai menggerogoti tubuh kita. (galau syar’i itu galau yg bikin kita berubah jadi lebih baik).

Terus apa aja sih yang bikin saya pribadi jadi semakin galau ngehadapinnya? Let’s check this out together..^^

Kamis, 05 April 2012

The Raid : Islam dan Silat


Dua kata lainnya selain dua kata yang disebutkan dalam judul ini bagi saya adalah Penasaran dan Mengagumkan. Akibat adanya rasa penasaran saya dengan film Indonesia pertama yang meraih penghargaan di luar negeri jauh sebelum filmnya ditayangkan di negeri ini, saya pun berniat untuk segera menyaksikannya di bioskop. Ditambah lagi, selama saya hidup, film ini juga jadi film pertama yang serentak ditayangkan di luar negeri. Gak hanya di Indonesia tapi juga di New York, Los Angeles, Chicago, San Fransisco, Washington DC, dan ke kota-kota lain di Amerika Serika dan juga diputar di Australia, Kanada, Prancis, dan Jerman.  Apalagi film ini memperkenalkan budaya Indonesia bagi masyarakat lain di luar sana. Selama saya memperhatikan film ini, Islam dan Silat-lah yang menjadi nilai tambah lain yang menarik perhatian saya dibandingkan dengan sisi actionnya yang benar-benar membuat mata kita tidak berkedip.Hal inilah yang membuat saya terus terkagum-kagum ketika mengingat adegan film The Raid ini.

Film ini dibuka dengan adegan Rama (Iko Uwais) yang sedang melaksanakan shalat Subuh dan beberapa pemanasan lainnya untuk menghadapi hari penyergapan tim polisi terhadap bandar narkoba sekaligus penjahat dan pembunuh ini yang dipimpin oleh Tama (Ray Sahetapy). Setelah berpamitan dengan istrinya, adegan berpindah ke scene di dalam mobil khusus dimana Rama dan anggota pemula lainnya sedang di-briefing oleh pemimpinnya. Sebelum melekukan penyergapan ke dalam apartemen tempat boss mafia ini berada, tim polisi ini dibagi menjadi 2 kelompok. Sampai mereka bertemu kembali di dalam apartemen, operasi berjalan lancar dan sesuai harapan. Hingga akhirnya penyergapan mereka dikacaukan oleh laporan seorang anak muda yang membuat kepanikan dan ketegangan film ini semakin memacu adrenalin kita.

Minggu, 19 Februari 2012

A Letter, A Heart..to Remember*

*salah satu judul bab dalam buku 5 cm

"Kamu selalu bilang..“Sebaik – baiknya manusia adalah manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain..” Kata-kata itu entah sudah berapa kali kamu ucapkan dan kamu coba tanam di hati kita semua..Dan..saudaraku..Kata – kata itu selalu aku tanam di hati ini..di hati teman2..Maaf saudaraku,,aku menangis lagi..Kamu jangan ge-er ya kalau skarang qta di kampus masih sering bercerita tentang kamu, bagaimana kamu selalu berbuat baik kepada orang lain, bagaimana kamu yang nggak kenal nyerah, bagaimana kamu selalu menyemangati kita di kala kita susah, dan bagaimana kamu selalu siap berkorban bagi kita semua, dan entah kenapa kamu adalah orang yang bagaimanapun jeleknya berita di koran dan bobroknya negara ini, kamu selalu orang pertama yang bilang kalau dari semenjak lahir cuma tanah ini tempat kita berpijak dan airnya yang menghidupi kita setiap hari. Sebobrok apapun negara ini kamu bilang kamu sangat mencintai negara ini..dan..Saudaraku,,itu terlihat di matamu, dan setiap aku ingat itu kadang aku menangis lagi..

Dan disini di Arcopodo kamu tiba-tiba menghilang dan kembali ke pangkuan-Nya. Sudah beberapa tahun ini aku selalu kembali lagi ke sini dan tidak pernah lupa membawa merah putih yang waktu itu kamu ambil di ruang BEM karena ingin kamu kibarkan di Mahameru. Seperti tahun lalu, bendera ini akan berkibar-kibar di Mahameru dan kamu boleh yakin, tahun ini sebentar lagi bendera ini akan berkibar di Mahameru..dan kami akan mengingatmu setiap bendera merah putih berkibar di mana saja.

Saudaraku,,kita – kita di kampus kangen banget sama kamu, sama kerasnya tawa kamu yang nggak tau malu,sama tas kamu yang dari beli nggak pernah dicuci, sama muka kamu yang selalu tersenyum. Sepatu Adidas gazelle buluk kamu yang udah tujuh tahun kamu pakai dengan lakban dan tambahan di sana sini yang pernah kita buang ke lapangan basket, tapi masih aja kamu ambil dan masih kamu pakai..atau bagaimana kamu yang nggak pernah lupa dan selalu ingat ulang tahun kita-kita. Kamu yang sering ngobrol dengan siapa saja, bahkan Mas Yono tukang sapu kampus.

Selasa, 07 Februari 2012

Training Muda Mulia Angkatan 1

Buat yang udah pernah menghadiri acaranya atau kajiannya Kang Rendy Saputra pastinya udah pada tau kehebatan beliau dlm mempengaruhi qta untuk senantiasa berbuat kebaikan. Materi yg disampeinnya bener-bener inspiratif banget apalagi ditambah dengan gaya khas dan kekonyolan beliau sewaktu menyampaikan materi sehingga bikin perut qta dikocok2 trus tanpa menghilangkan esensi dr materi yg disampaikannya. Ngikutin kajiannya yg cuma 2 jam aja bisa bikin qta termotivasi dengan semangat to the max, apalagi klo 2 hari? Belum pernah nyoba kan ya?

Baru-baru ini, tepatnya tanggal 4-5 Februari 2012, saya menghadiri acara training Muda Mulia, yang dipelopori oleh beliau dan beliau menyampaikan materinya selama 2 hari full. Training ini dikemas spesial buat kita kaum muda sebagai bentuk kepedulian Kang Rendy terhadap pemuda Indonesia yg sebagian besarnya masih diliputi kegalauan dan keraguan untuk menghadapi masa depannya. Bukan hanya itu, Kang Rendy jg membantu qta buat lebih tau tentang diri kita n bagaimana qta bisa lebih yakin dan terarah dalam menapaki hidup ini.

Training ini memiliki 3 poin utama yg dikemas dalam 7 modus kemuliaan. Tujuan akhirnya diharapin para peserta yg ikut bisa menjalani kehidupan dengan pribadi yang bukan hanya sekedar SHOLIH tapi juga BERLIMPAH biar lebih berMANFAAT bagi sebanyak-banyaknya orang. Cara membentuk kepribadian tsb dengan 7 modus kemuliaan yg merupakan 7 poin yg telah dilakukan oleh mayoritas orang-orang sukses yg disurvey oleh tim manajemen beliau. Pengen tau siapa aja org2 yg telah sholih, berlimpah, dan full manfaat itu? dateng aja ke training ini ya :p

Secara keseluruhan training ini merupakan program pengembangan diri dengan prinsip Islami mirip ESQ-nya Ary Ginanjar atau UTHB-nya Samsul Arifin. Yang uniknya adalah disini qta bisa ngedengerin perjalanan panjang Kang Rendy dari jatuh bangun sehingga seperti sekarang yg mampu menginspirasi qt. Diiringin dengan backsound yg mampu menggugah hati qta yg jg disertai materi dr beliau, qta diajak untuk merenung bersama dan menuliskan semua rencana2 dan harapan qta yg nantinya bsa qta terapin setelah training berlangsung yg tentunya telah diberikan bumbu motivasi ala kang Rendy sehingga qta semakin yakin dalam menjalani hidup qta. 

7 Modus Kemuliaan yg disampaikannya adalah sebagai berikut :
1. Hidup Yakin
    Disini qta mengexplore lebih jauh tentang kita dan Tuhan kita dan disampaikan pula konsep PD yg seharusnya lebih qta yakini dibandingkan PD yg selama ini qta tau. Penasaran kan ya? Makanya dateng aja ke trainingnya..

Selasa, 24 Januari 2012

Goresan Terakhir Ranah 3 Warna



"Hidupku selama ini membuat aku insaf untuk menjinakkan hidup, 'mantra' man jadda wa jadda saja ternyata tidak cukup sakti. Antara sungguh-sungguh dan sukses itu tidak bersebelahan, tapi ada jarak. Jarak ini bisa hanya satu sentimenter, tapi bisa juga ribuan kilometer. Jarak ini bisa ditempuh dalam hitungan detik, tapi juga bisa puluhan tahun.

Jarak antara sungguh-sungguh dan sukses hanya bisa diisi dengan sabar. Sabar yang aktif, sabar yang gigih, sabar yang tidak menyerah, sabar yang penuh dari pangkal sampai ujung yang paling ujung. Sabar  yang bisa membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan seakan-akan itu sebuah keajaiban dan keberuntungan. Padahal keberuntungan adalah hasil kerja keras, doa, dan sabar yang berlebih-lebih.

Sabtu, 21 Januari 2012

Pesan Cinta Kuya untuk Bapak SBY

Ga sengaja liat channel SCTV yg kebetulan lagi ada acara Infotainment Awards 2012 dan lagi sesi pengumuman pemenang kategori Selebriti Cilik Paling Infotainment. Pemenang dari kategori ini adalah Cinta Kuya yang berhasil mengalahkan Amel Carla, Baim Cilik, Umay, dan Keisha Alvaro (anaknya Pasha Ungu). Saya jadi penasaran kira-kira apa aja yang bakal dilontarin Cinta Kuya ini sewaktu menerima penghargaan ini. Dan ternyata...ucapannya bukan hanya untuk orang-orang di sekitar Cinta tapi juga untuk presiden kita, pak SBY. Apalagi penghargaan yang diterimanya kali ini ia dedikasikan untuk seluruh anak-anak Indonesia..jadi terharu sendiri ngebacanya..di saat penerima awards yg lain hanya berpusat pada kenarsisan dirinya dan orang-orang di sekitarnya, Cinta mengajarkan kita untuk mendedikasikan penghargaan yang ia terima untuk bagian dari bangsa ini, anak-anak Indonesia.. ;)

Terus apa aja pesan Cinta Kuya untuk Bapak Presiden kita kali ini?